Literasi Lintas Generasi (Sejak 1971)

Minggu, 14 Februari 2016

KORUPSI DAN KEBUDAYAAN



Ajip Rosidi
Cetakan III; 2015; 14,5 x 21 cm; 200 hlm. 
Rp 60.000 
ISBN 978-979-419-365-5

Korupsi sudah menjadi budaya, ujar Bung Hatta sekian puluh tahun yang lalu.Ajip Rosidi dalam kumpulan karangannya Korupsi dan Kebudayaan, seolah hendak membuktikan atau mendukungnya.Tentu bukan karena sekadar adanya kemiripan kata-kata.Di dalamnya ada rasa gelisah, ingin tahu, dan rasa geram yang dikemas dengan daya kritis—kadang bercampur dengan praduga. Tulisannya campur sari akal dan rasa, menjangkau rentang waktu 5 abad ke belakang, menyentuh isyu-isyu masa kini, bahkan memantulkan harapan masa depan. Itu semua sungguh mewakili alam pikiran sebagian—kalau bukan sebagian besar—kelompok masyarakat.
(Érry Riyana Hardjapamekas)

Sepanjang apa yang saya ketahui, sudah jarang ada pembahasan mengenai korupsi yang mengambil rujukan ke masa silam, apalagi ke masa kerajaan Mataram, mungkin karena terlalu jauh dan kontéknya sangat berbéda dengan réalitas sekarang. Namun Kang Ajip, dengan pemaparan yang menarik, justru melihat korupsi yang menggila sekarang ini sebagai gejala yang berakar pada watak dan perilaku para pembesar pada zaman kerajaan di Nusantara.Di sini perpecahan dalam tubuh kerajaan atau pemberontakan memperebutkan tahta kerajaan yang melibatkan kerabat kerajaan sepanjang sejarah kerajaan atau kesultanan di seluruh Nusantara, dilihat sebagai période awal yang melahirkan méntalitas budaya korup yang lebih mementingkan upaya memperkaya diri atau golongan daripada menjaga keutuhan dan kepentingan bangsa dan negara.
(Teten Masduki)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kantor Pusat

PT Dunia Pustaka Jaya
Jl. Gumuruh No. 51, Batununggal,
Kota Bandung 40275
Jawa Barat - Indonesia
Tlp. 022-7321911
WA +62 858 8818 1776
info@pustakajaya.com
pemasaran@pustakajaya.com

Cabang Pemasaran

Godog, Karangpawitan, Kabupaten Garut,
Jawa Barat 44182






Ikuti terbitan buku baru melalui email:

Kontak Kami

Nama

Email *

Pesan *