Literasi Lintas Generasi (Sejak 1971)

Selasa, 10 Februari 2015

DARI VILLA ISOLA KE BUMI SILIWANGI


Sudarsono Katam
2015; 14,5 x 21 cm;  146 hlm.
Rp. 71.500
ISBN 978-979-419-437-9


Di kilometer 8 Lembangweg—kini Jalan Setiabudhi—di atas lahan 7,5 hektar, berdiri gedung indah seluas 12 ribu meter persegi. Itulah Villa Isola, milik D.W. Berrety, raja media nan flamboyant di Hindia Belanda.

Dibangun pada tahun 1932-1933 dengan gaya Streamline Moderne dari Art Deco yang terbilang anyar pada decade tersebut, bangunan ini masih megah dengan nama Bumi Siliwangi, sebagai bagian dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Mengapa dinamakan Villa Isola? Apa arti nama itu? Bahkan Hans Dokkum, sekretaris empunya vila, pernah berucap muram: “Isola, di balik dinding luar bangunan yang megah bis tercium sesuatu yang hampa, tidak adanya kehidupan yang harmonis, juga kebahagianan keluarga: hanya pameran kekuasaan dan selera.” Apa yang sesungguhnya terjadi di balik kecantikan salah satu ikon Kota Kembang itu? Kematian tragis Berrety sendiri setahun setelah rampunya villa

1 komentar:

Kantor Pusat

PT Dunia Pustaka Jaya
Jl. Gumuruh No. 51, Batununggal,
Kota Bandung 40275
Jawa Barat - Indonesia
Tlp. 022-7321911
WA +62 858 8818 1776
info@pustakajaya.com
pemasaran@pustakajaya.com

Cabang Pemasaran

Godog, Karangpawitan, Kabupaten Garut,
Jawa Barat 44182






Ikuti terbitan buku baru melalui email:

Kontak Kami

Nama

Email *

Pesan *